Memaknai hari sumpah pemuda 2008
Tanggal 28 oktober adalah sebuah relief perjuangan bangsa Indonesia yang menghantar sebuah sejarah perjuangan kepada kemerdekaan Indonesia . Tokoh pemuda yang memiliki kesadaran bahwa hanya dengan persatuan maka perjuangan bangsa ini di dalam menuju kemerdekaannya akan menjadi bermakna .
Di tuliskan bagaimana tanggal 28 Oktober yang senantiasa di peringati sebagai hari sumpah pemuda adalah simbol pelepasan ego kelompok dan golongan tertentu , menyatakan diri sebagai satu kekuatan moril yang menyuarakan kebangsaan , dengan tujuan mencapai Indonesia yang merdeka .
Peringatan demi peringatan telah kita lewati , namun rasanya kalender bangsa ini melangkah mundur ke belakang . Semangat persatuan yang telah di kalahkan oleh ego pribadi , kelompok atau golongan . Semangat mengambil keuntungan dari sebuah politik adu domba , provokatif dan menggunting dalam lipatan adalah sebuah budaya yang seakan menjadi watak dan karakter bangsa ini . Lihatlah di media massa dan elektronik , bagaimana para elite politik saling menghujat dan menjatuhkan , sehari berkompromi minggu kemudian berhadapan .
Memang sudah susah kaca mata tua ini memaknai arti 28 Oktober sebagai falsafah perjuangan bangsa . Tidak ada lagi kawan sejati , namun yang ada hanyalah kepentingan .
Ke depan , bangsa ini akan semakin mengalami problematika politik , dan romantisme ego . Meski tanpa putus harapan , masih banyak di antara mereka yang masih memiliki hati nurani dan jiwa kebangsaan , hanya selalu terpinggirkan di dalam kancah percaturan politik .
Dengan semangat 28 Oktober kita songsong ke depan arah perjuangan bangsa ini menuju bangsa yang mandiri , bermartabat dan adil makmur .
YD2EJG – Memaknai hari sumpah pemuda

Leave a Comment